Agama Berita

Terapkan Protokol Covid-19, Masjid Assabiqin Tanjung Priok Gelar Sholat Id

 

Edisi.co.id – Masjid Asabiqiny terletak di Jalan Goontalo V Tanjung Priok Jakarta Utara menyelenggarakan Sholat Idul Fitri 1441 H. Ketua Masjid Assabiqin, H. Jois Moris menyampaikan. Kegiatan Sholat Idul Fitri di Masjid Assabiqin, karna banyak Jama’ah yang meminta diselenggarakan. Namun demikian tetap menggunakan protokoler kesehatan seperti, Jama’ah harus bawa sejada sendiri, memakai masker, jarak shaf renggang, cuci tangan sebelum masuk bahkan di cek suhunya menggunakan thermogun yang disediakan oleh pihak masjid, demikian disampaikan oleh MC Bapak Maman, sebelum sholat dimulai. Dan ucapan terima kasih kepada Para Donatur dan Muzaki ( yang berzakat ) yang sudah mengamanahkan kepada panitia Zakat M.Assabiqin. dan sudah disalurkan kepada yang berhak menerimanya. (Mustahiq).

Bapak Zamrud selaku Sekretaris Masjid Assabiqin menambahkan, bahwa malam takbir kedatangan Bapak Lurah Sungai Bambu. Yang ikut serta Takbir Virtual dengan Bapak Walikota Jakarta Utara. Menunjukan keberadaan M.Assabiqin slalu koordinasi dengan instansi terkait tentang kegiatan Ramadhan di M.Assabiqin

Ustad Hamiduddin, M.Pd dalam khutbahnya menyampaikan, dalam suasana pandemik Virus Covid-19 ini, tetap tingkatkan iman dan taqwa kepada Allah Swt serta tetap jalin silaturrahmi. Untuk bersilaturrahmi tidak harus berjabat tangan apalagi berangkulan dengan orang lain, Silaturrahmi bisa menggunakan media, ada Whatsapp, Facebook, Instagram, Video Call, Zoom dan lain lain. Esensi silaturrahmi itu saling sapa dan saling minta ma’af, tentu saling berkhabar.

DKM Masjid Assabiqin bersama Lurah Tanjung Priok melakukan tatap muka secara virtual dengan Walikota Jakarta Utara

Pandemik Covid-19 membawa hikmah sebagai pelajaran
Pertama : Untuk selalu bersabar dan bersyukur. Bayangkan jika kita tidak sabar dan syukur, yang terjadi kegelisahan, kepenatan, kesedihan dan lain-lain. Jika kita sabar dan bersyukur, yang terjadi ketenangan dan ridho serta pahala dari Allah Swt.
Kedua : mengingatkan kepada kematian, bahwa setiap makhluk hidup pasti mengalami kematian, dan covid-19 salah satu cara mematikan.
Ketiga : menghilangkan kesombongan. Virus itu amatlah kecil, tapi mengerikan bisa menghentikan semua aktifitas dan mematikan, sehingga orang yang kuat, gagah, kaya, cantik, tampan, diam tak bergerak saat Covid-19 hinggap di tubuhnya.
Keempat : Perlunya gotong royong, yang sehat bantu yang sakit, yang kaya bantu yang susah. Siapa tahu justru amalan kecil itulah yang menghantarkan kita ke syurganya Allah Swt.

Laporan: Ilham Darmawan.

Leave a Comment